Penyesuaian Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP)

9 November 2015

Beberapa bulan yang lalu, Pemerintah melalui Menteri Keuangan telah mengeluarkan suatu peraturan yang berhubungan langsung dengan wajib pajak (WP) orang pribadi. Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang dimaksud adalah PMK Nomor 122 /PMK.010/2015 Tentang Penyesuaian Besarnya Penghasilan Tidak Kena Pajak pada tanggal 29 Juni 2015. Walaupun ditetapkan pada bulan Juni tetapi berlaku surut mulai 1 Januari 2015.
Berdasarkan PMK tersebut, besaran PTK disesuaikan seperti tabel di bawah ini:
Keterangan
Semula (Rp/tahun)
Menjadi (Rp/tahun)
–          Diri WP orang pribadi
24.300.000
36.000.000
–          Tambahan WP Kawin
2.025.000
3.000.000
–          Tambahan untuk istri yang penghasilannya digabung dengan suami
24.300.000
36.000.000
–          Tambahan untuk tanggungan maksimal 3 orang.
2.025.000
3.000.000
Dengan ditetapkannya PMK ini maka akan berdampak terhadap besarnya Penghasilan Kena Pajak yang pada akhirnya akan mengurangi Pajak Penghasilan (PPh) terutang WP orang pribadi. Ilustrasi perhitungan PPh sebelum dan sesudah diterapkannya PMK tersebut adalah sebagai berikut:
Tn. Budi adalah karyawan sebuah Perusahaan di Jakarta dengan penghasilan bruto selama bulan Juli adalah sebesar Rp 5.000.000. Tn Budi telah menikah dan memiliki 3 orang anak. Istri dari Tn. Budi sebagai ibu rumah tangga dan tidak memiliki penghasilan lain. Tn Budi menjadi anggota BPJS ketenagakerjaan dan membayar iuran sebesar 2% dari gaji.
Keterangan
PTKP Lama
PTKP Baru
Penghasilan Bruto
5.000.000
5.000.000
Dikurangi:
    – biaya jabatan (5%)
250.000
250.000
    – iuran BPJS Ketenagakerjaan (2%)
100.000
100.000
Penghasilan bersih selama 1 bulan
4.650.000
4.650.000
Penghasilan disetahunkan
55.800.000
55.800.000
Dikurangi PTKP:
    – diri sendiri
24.300.000
36.000.000
    – tambahan untuk WP kawin
2.025.000
3.000.000
    – tambahan untuk tanggungan 3 orang
6.075.000
9.000.000
PKP
23.400.000
7.800.000
Pajak terutang 5% (lapisan I)/bulan
97.500
32.500
Dari ilustrasi perhitungan di atas dapat disimpulkan bahwa besaran PPh terutang WP orang pribadi mengalami penurunan sehingga dapat meningkatkan daya beli WP bersangkutan atau dapat dimanfaatkan untuk berinventasi.
Tapi seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa PMK ini berlaku surut semenjak ditetapkan, sehingga dapat menyebabkan terjadinya lebih bayar PPh pada masa Januari s.d Mei 2015. Kelebihan pembayaran tersebut dapat dikompensasikan ke bulan-bulan berikutnya atau dengan kata lain dapat mengurangi PPh terutang untuk bulan Juni s.d Desember 2015.
Ilustrasi di atas merupakan perhitungan yang sederhana yang bertujuan hanya untuk mengetahui dampak adanya penyesuaian PTKP.
Demikian sedikit pencerahan dengan diberlakukannya PMK Nomor 122/PMK.010/2015 Tentang Penyesuaian Besarnya Penghasilan Tidak Kena Pajak.

pajak | PTKP |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Management Office

Gedung Perkantoran Taman Melati Margonda
Jl. Raya Margonda No.525A Depok Office 21
Telp : +62.8132.867.0449
Email : info@ernalakonsultan.com

Visitor

025097
Visit Today : 16
Visit Yesterday : 18

Search